DETERMINAN BELANJA MODAL DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN DAERAH KOTA/KABUPATEN PROVINSI JAWA TIMUR YANG BERKELANJUTAN

Authors

  • Mohamad Zulman Hakim Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia Author
  • Dewi Rachmania Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia Author
  • Ummi Hanifah Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia Author
  • Diana Wulan Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia Author
  • Singgih Anggun Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62207/3nwtp649

Keywords:

Belanja Modal, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, dan Dana Bagi Hasil

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap Belanja Modal pada pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur selama periode 2021 hingga 2024. Belanja Modal merupakan bagian dari pengeluaran daerah yang dialokasikan untuk pembentukan aset tetap yang digunakan dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik serta pembangunan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan 38 pemerintah kabupaten/kota sebagai populasi, dengan teknik pemilihan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif terhadap Belanja Modal, sedangkan Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil tidak berpengaruh terhadap Belanja Modal. 

References

Akbar, A. F., & Huda, N. (2024). Analisis pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan dana bagi hasil terhadap belanja daerah di 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat. Journal of Economic Development, 2(1), 31–42.

Auliya, N. W., & Hidajat, S. (2024). Pengaruh kinerja keuangan pemerintah daerah terhadap belanja modal (Studi di kabupaten/kota provinsi Jawa Timur tahun 2020-2022). Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), 7(5), 2549–2558. https://doi.org/10.31539/costing.v7i5.12092

Ayuningtyas, R., Nuha, G. A., & Zulkarnaeni, A. S. (2025). Determinants of regional financial independence: A study of local taxes, balancing funds and capital expenditure in East Java (2020-2023). Jurnal Riset Akuntansi Terpadu, 18(1), 55–66. https://doi.org/10.35448/jrat.v18i1.31712

Bastian, I. (2017). Akuntansi sektor publik: Suatu pengantar. Erlangga.

Devi, A. A., & Tjahjono, A. (2023). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), dan dana bagi hasil (DBH) terhadap belanja modal pada Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2017-2020. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha, 3(3), 1104–1126.

Eliana, E., Astuti, I. N., Ivana, F., Kesuma, I., Mediyanti, S., & Jannah, D. R. (2023). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), dan dana bagi hasil (DBH) terhadap belanja modal pada kabupaten/kota Provinsi Aceh tahun 2017-2020. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(2), 615–622.

Faisal, Y., & Yanti, L. P. (2024). Pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan dana bagi hasil terhadap belanja modal. Jurnal Samudra Ekonomika, 8(1), 402–412.

Fuady, H. (2023). Analisis pengaruh dana alokasi umum (DAU), dana bagi hasil (DBH) dan pendapatan asli daerah (PAD) terhadap belanja modal di Kabupaten Solok Selatan tahun 2006-2021. Journal of Economic Development, 1(1), 80–91.

Hakim. (2025). Accounting research methods (Metode penelitian akuntansi). Baca Disini Media Internasional. http://www.bacadisinimediainternasional.com/

Halim, A. (2014). Akuntansi keuangan daerah (Edisi Revisi). Salemba Empat.

Hermawan, R., & Masyitah, E. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum dan dana bagi hasil terhadap belanja modal pemerintah daerah Sumatera Utara. Jurnal Widya, 5(1), 204–218.

Hidayat, T. (2024). Pengaruh dana alokasi umum, pendapatan asli daerah, dan kinerja keuangan terhadap belanja modal Jawa Barat. Jurnal Akuntansi Bisnis Pelita Bangsa, 9(01), 105–115.

IDX. (2024). Data emiten dan perusahaan publik. IDX.co.id. https://www.idx.co.id/id/data-pasar/data-emiten/

Imamah, N., Lestari, T., & Inayah, N. L. (2021). Pengaruh dana perimbangan, pendapatan asli daerah dan sisa lebih perhitungan anggaran terhadap belanja modal pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur. Utilitas: Jurnal Akuntansi, 1(2), 438–449. http://journal.febubhara-sby.org/uaj

Kuncoro, M. (2013). Otonomi dan pembangunan daerah: Reformasi, perencanaan, strategi dan peluang. Erlangga.

Kurniawan, D. S., & Arifin, A. (2024). Analisis pengaruh dana bagi hasil, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan dana aloksi khusus terhadap belanja modal dengan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel moderating di Jawa Tengah tahun 2019-2021. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 1764–1778.

Latif, M. A., Mustajirin, J., Latifah, L., & Arrosyid, M. D. A. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), dana bagi hasil (DBH) terhadap belanja modal dengan pertumbuhan ekonomi sebagai pemoderasi pada kab/kota Provinsi Jawa Tengah (Periode 2014-2016). Jurnal Humaniora, 1(2), 81–98.

Lutpikah, N. W., & Mahendra, D. (2020). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK) dan dana bagi hasil (DBH) terhadap belanja modal pada Kabupaten/Kota Karanganyar tahun 2017-2019. Aktual, 5(2), 147–158.

Mahmudi. (2019). Manajemen kinerja sektor publik. UPP STIM YKPN.

Mardiasmo. (2018). Otonomi & manajemen keuangan daerah (Edisi Terbaru). Andi Offset.

Maulana, I. A., Endang, M., & Dewi, R. R. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi belanja modal kabupaten/kota di Jawa Tengah. Jurnal Akuntansi, 15(1), 12–19. http://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jak

Munir, A. R., & Hidayat, R. R. (2016). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap belanja modal. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 5(2), 1–15.

Nurjannah, F., & Asy'ari, M. A. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana bagi hasil, dana alokasi umum dan luas wilayah terhadap alokasi belanja modal (Studi empiris pada pemerintah kabupaten/kota se Indonesia periode 2017-2018). Neo-Bis, 13(1), 41–58.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Pramudita, A. A. N., & Rasmini, N. K. (2017). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap belanja modal. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 18(1), 568–596.

Puspita, D., & Suprasto, H. B. (2019). Pengaruh PAD, dana perimbangan, dan SILPA terhadap belanja modal. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 26(2), 1165–1191.

Putra, B. M. (2025, Juni 28). Belanja pegawai naik Rp 1,26 M, tambahan terbanyak di Kota Malang disusul Kabupaten Malang. Radar Malang. https://radarmalang.jawapos.com/malang-raya/816199683/belanja-pegawai-naik-rp-126-m-tambahan-terbanyak-di-kota-malang-disusul-kabupaten-malang

Putri, A. S., Muchtolifah, & Sishadiyati. (2021). Analisis pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus terhadap belanja modal. Jambura Economic Education Journal, 3(2), 85–92. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jej/index

Putri, D. N., & Rahmawati, Y. (2019). Pengaruh PAD, DAU, DBH, dan DAK terhadap belanja modal. Jurnal Akuntansi dan Investasi, 20(1), 1–13.

Rahayu, D. P., & Suhadak. (2017). Pengaruh PAD, DAU, DAK dan DBH terhadap belanja modal di Indonesia. Jurnal Administrasi Bisnis, 43(1), 27–35.

Ramadhani, F. (2020). Pengaruh PAD, DAU, DBH terhadap belanja modal di Provinsi Jawa Tengah [Skripsi, Universitas Diponegoro].

Ramadhani, R., & Rambe, P. (2021). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan dana otonomi khusus terhadap belanja modal. Jurnal Akuntansi, 12(1), 67–77.

Riza, A., & Asmara, K. (2022). Analisis pengaruh PAD, DAU, DAK, dan BM terhadap kemiskinan di Kabupaten Ngawi. Jurnal Ekobistek, 11(2), 48–54. https://jman-upiyptk.org/ojs

Romadhon, S. W., & Aji, T. S. (2021). Pengaruh PAD, DAU, DAK terhadap belanja modal pada kabupaten/kota di Jawa Tengah. Independent: Journal of Economics, 1(2), 41–55. https://doi.org/10.26740/independent.v1n2.p41-55

Santoso, D. A., Dewi, M. W., & Pardanawati, S. L. (2025). Pengaruh dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) terhadap belanja modal pemerintah daerah kabupaten/kota di Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi, 2(4), 64–74.

Sari, M., & Wibowo, A. (2021). Pengaruh dana perimbangan dan PAD terhadap belanja modal pemerintah daerah. Jurnal Ekonomi Daerah, 9(1), 22–32.

Satepuk, Y. Y., Haryati, R., & Ardiany, Y. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD) dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK) terhadap pengalokasian anggaran belanja modal dengan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel moderating pada pemerintah kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2019-2020. Ekasakti Pareso Jurnal Akuntansi, 2(4), 373–389. https://doi.org/10.31933/epja.v2i4.1162

Siregar, O. K., & Zebua, B. A. (2022). Pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus berpengaruh terhadap belanja modal (Studi kasus 10 pemerintahan kota dan kabupaten di Sumatera Utara). Scenario (Seminar of Social Sciences Engineering and Humaniora), 1(1), 234–245.

Suryani, R. (2021). Analisis pengaruh PAD, DAU, DAK dan belanja modal terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2015-2019. Utilitas: Jurnal Akuntansi, 1(2), 438–449. http://journal.febubhara-sby.org/uaj

Susanto, A. (2019). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi belanja modal pemerintah daerah [Tesis, Universitas Gadjah Mada].

Syukri, M., Alhudhori, M., & Adisetiawan, R. (2022). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan dana bagi hasil terhadap belanja modal pada daerah pemekaran di Provinsi Jambi. J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains), 7(1), 340–344.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Utami, S., & Narastri, M. (2024). The influence of regional original income, capital expenditure and employee expenditure on the level of regional financial independence in regencies/cities in East Java Province in 2020-2023. International Journal of Economics, Management and Accounting, 2(1), 174–188. https://doi.org/10.61132/ijema.v2i1.411

Widajantie, T. D. (2021). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU), dan dana alokasi khusus (DAK) terhadap belanja langsung (Studi kasus pada pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur periode 2016-2018). Jurnal MEBIS (Manajemen dan Bisnis), 6(1), 31–40. https://doi.org/10.33005/mebis.v6i1.200

Yusuf, M., & Galuh, A. K. (2023). Pengaruh pajak daerah, DAU, dan DAK terhadap belanja modal Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat tahun 2016-2021. Journal of Development Economic and Social Studies, 2(3), 645–657. https://doi.org/10.21776/jdess.2023.02.3.15

Yuliani, R. (2015). Analisis pengaruh PAD, DAU, DAK dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Daerah, 3(1), 1–15. https://media.neliti.com/media/publications/74661-ID-analisis-pengaruh-pad-dau-dak-dan-belanj.pdf

Yuliani, Y., Abbas, D. S., & Hakim, M. Z. (2021). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dana bagi hasil dan sisa lebih perhitungan anggaran terhadap belanja modal. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis, 693–701.

Zulafah, A., Arifin, A., & Binardjo, G. (2023). Analisis pengaruh PAD, DAU, DAK, DBH, dan PDRB terhadap belanja modal pada pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Lingka Ekonomika, 2(2), 8–20. https://doi.org/10.32424/jle.v2i2.10070

Downloads

Published

2026-02-05

How to Cite

DETERMINAN BELANJA MODAL DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN DAERAH KOTA/KABUPATEN PROVINSI JAWA TIMUR YANG BERKELANJUTAN. (2026). Accounting Studies and Tax Journal (COUNT), 3(2), 807-832. https://doi.org/10.62207/3nwtp649