ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA KELOMPOK PENGOLAH DAN PEMASAR HASIL PERIKANAN (POKLAHSAR) TERUS MAKMUR PALARAN DI KELURAHAN RAWA MAKMUR, KECAMATAN PALARAN, KOTA SAMARINDA

Authors

  • Eko Sugiharto Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia Author
  • Zul Asman Randika Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia Author
  • Muhammad Ikhsan L Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62207/e06nm810

Keywords:

pendapatan; kelayakan usaha; Revenue Cost Ratio; Poklahsar; amplang ikan bandeng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan usaha anggota Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) “Terus Makmur Palaran” di Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, menggunakan pendekatan Revenue Cost Ratio (RCR). Penelitian dilaksanakan pada November 2025–Maret 2026 dengan desain deskriptif kuantitatif. Seluruh 10 anggota kelompok dijadikan responden melalui metode sensus. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara terstruktur, dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi kelompok dan instansi terkait. Analisis pendapatan meliputi struktur biaya produksi, total penerimaan, pendapatan bersih, dan Revenue Cost Ratio. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan bersih anggota dari pengolahan ikan bandeng (Chanos chanos) menjadi amplang sebesar Rp1.212.600 per bulan, dengan kisaran Rp41.500 hingga Rp3.940.000 tergantung kapasitas produksi dan jangkauan pemasaran. Seluruh 10 anggota memperoleh nilai RCR lebih besar dari 1 (berkisar antara 1,03 hingga 4,58), yang menunjukkan bahwa usaha pengolahan amplang ikan bandeng layak secara ekonomi, menguntungkan, dan memiliki potensi kuat untuk terus dikembangkan sebagai sumber mata pencaharian masyarakat pesisir.

References

Fitriyana, F., Cynthia Hati, N., & Asman Randika, Z. (2025). Analisis usaha produk olahan ikan teri (Stolephorus indicus) crispy di UMKM Salsha Dara Kota Samarinda. Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi, 4(1), 152–162. https://doi.org/10.59066/jmae.v4i1.1255

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020). Petunjuk teknis pembentukan dan pembinaan Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar). Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.

Kurnia, R., Said, A., & Fitriyana. (2024). Strategi pengembangan kelompok usaha pembudidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) Mina Kolam Mandiri Jaya di Desa Ponoragan Kecamatan Loa Kulu. Jurnal Perikanan Unram, 13(3), 902–913. https://doi.org/10.29303/jp.v13i3.612

Padangaran, A. M. (2013). Analisis kuantitatif pembiayaan perusahaan pertanian. IPB Press.

Palupi, N. P., Utoro, P. A. R., Hardi, E. H., Susmiyati, H. R., Diana, R., Andriyani, Y., Rachmawati, M., Marwati, & Banin, M. M. (2025). Strategi pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengolahan unggulan mangrove dan ikan lokal. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 8(1), 238–250.

Ramadhan, A., Oktawati, N. O., & Haqiqiansyah, G. (2025). Analisis kinerja ekonomi usaha pengolahan stik ikan lele pada KUB Amanah 32 Bengkuring. Jurnal Pembangunan Perikanan dan Agribisnis (JPPA).

Rehi, N. T., Sunadji, S., & Dahoklory, N. (2025). Analisis finansial usaha budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii) di Desa Tanaraing, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Vokasi Ilmu-Ilmu Perikanan (JVIP), 4(2), 267–274.

Soekanto, S. (2009). Peranan sosiologi: Suatu pengantar (Edisi Baru). Rajawali Pers.

Susanti, F., Sunadji, S., & Rebhung, F. (2022, September). Analisis finansial budidaya tambak ikan bandeng (Chanos chanos) di Desa Badarai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, 1(1), 119–133.

Ulfa, N., & Hendri, R. (2020). Persepsi pembudidaya ikan terhadap usaha budi daya ikan tapah (Wallago sp) dalam keramba jaring apung di Desa Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir, 1(3).

Food and Agriculture Organization. (2022). The state of world fisheries and aquaculture 2022: Towards blue transformation. FAO. https://doi.org/10.4060/cc0461en

Nurdin, N., Kamaruddin, M., & Baso, A. (2021). Financial feasibility analysis of small-scale fish processing enterprises in coastal communities of South Sulawesi, Indonesia. AACL Bioflux, 14(3), 1234–1243.

Purwanti, P., Fattah, M., & Qurrata, V. A. (2020). Income and business feasibility analysis of milkfish (Chanos chanos) processing agroindustry in East Java, Indonesia. AACL Bioflux, 13(4), 2145–2153.

Rachmina, D., & Burhanuddin. (2019). Business feasibility analysis of small-scale fisheries processing units: Evidence from coastal villages in Indonesia. Journal of Coastal Development, 22(1), 1–10.

Sari, A. N., & Handayani, T. (2023). Empowerment of fisheries processing and marketing groups (Poklahsar) as a strategy for coastal community economic development. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 18(2), 89–98. https://doi.org/10.15578/jsekp.v18i2.11876

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA KELOMPOK PENGOLAH DAN PEMASAR HASIL PERIKANAN (POKLAHSAR) TERUS MAKMUR PALARAN DI KELURAHAN RAWA MAKMUR, KECAMATAN PALARAN, KOTA SAMARINDA. (2026). Economics Studies and Banking Journal (DEMAND), 3(8), 469-480. https://doi.org/10.62207/e06nm810