ANALISIS PERAN SOFTWARE HADIS DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN ILMU HADIS KONTEMPORER

Authors

  • Dimas Tri Is Koerniansyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia Author
  • Rahmi Syahriza Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia Author
  • Tonang Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62207/0wyntg21

Keywords:

studi hadis, software hadis, humaniora digital, teknologi pendidikan Islam pembelajaran hadis

Abstract

Integrasi teknologi digital dalam khazanah keilmuan Islam telah mengubah dinamika pembelajaran ilmu hadis di perguruan tinggi kontemporer. Penelitian ini menganalisis peran software hadis dalam pengembangan pembelajaran ilmu hadis dengan menitikberatkan pada aspek akses sumber, efisiensi analisis, dan kesadaran metodologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research dengan mengkaji secara kritis literatur metodologi hadis klasik serta karya ilmiah mutakhir yang membahas pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan keagamaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa software hadits mampu meningkatkan kecepatan dan ketepatan penelusuran hadis, memudahkan analisis sanad dan matan secara sistematis, serta mendorong pembelajaran yang mandiri dan berbasis riset. Selain itu, penggunaan teknologi digital berkontribusi dalam menjembatani tradisi keilmuan klasik dengan tuntutan akademik modern. Namun demikian, penelitian ini juga mengungkap tantangan epistemologis berupa kecenderungan penyederhanaan metodologi dan ketergantungan berlebihan pada fitur otomatis. Tanpa penguasaan metodologi hadis yang memadai, penggunaan software berpotensi menurunkan kedalaman analisis ilmiah. Oleh karena itu, software hadis perlu diposisikan sebagai instrumen pendukung yang digunakan secara kritis, integratif, dan terarah dalam pembelajaran ilmu hadis kontemporer.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

ANALISIS PERAN SOFTWARE HADIS DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN ILMU HADIS KONTEMPORER. (2025). Islamic Studies Journal (ISLAM), 2(3), 267-275. https://doi.org/10.62207/0wyntg21