ALGORITMA TERINSPIRASI KUANTUM UNTUK MENINGKATKAN KEAMANAN KRIPTOGRAFI
DOI:
https://doi.org/10.62207/97ewmh95Keywords:
Quantum-Inspired Evolutionary Algorithms, Cryptographic Security, Key Space, Q-bit Representation, Adaptive CryptographyAbstract
Eskalasi kapabilitas komputasi dan ancaman dari algoritma kuantum, seperti algoritma Shor dan Grover, telah memicu urgensi untuk mengevaluasi kembali ketahanan arsitektur kriptografi klasik. Permasalahan utama terletak pada kerentanan ruang kunci (key space) tradisional terhadap serangan heuristik serta keterbatasan algoritma evolusioner konvensional yang sering terjebak dalam optimum lokal. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara mendalam potensi integrasi Quantum-Inspired Evolutionary Algorithms (QIEA) sebagai solusi hibrida dalam memperkuat keamanan kriptografi. Melalui metode tinjauan naratif terhadap literatur dari pangkalan data Scopus dan Web of Science (2021-2026), studi ini menganalisis mekanisme representasi Q-bit dan Quantum Rotation Gates dalam proses pencarian kunci. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan prinsip superposisi memungkinkan eksplorasi ruang kunci yang luas secara simultan tanpa peningkatan beban komputasi secara linear. Studi ini mengusulkan sebuah kerangka kerja sistem kriptografi adaptif yang mencakup empat pilar integrasi: eksplorasi ruang kunci berbasis Q-bit, optimasi parameter pada Elliptic Curve Cryptography (ECC), penguatan S-Box pada Advanced Encryption Standard (AES), serta deteksi dini kelemahan kunci secara evolusioner. Sebagai kontribusi teoritis, model ini menawarkan transformasi dari keamanan statis menuju sistem pertahanan yang adaptif dan tangguh terhadap berbagai skenario serangan siber di masa depan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mepa Kurniasih (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/?ref=chooser-v1
















