ANALISIS PENGULANGAN (REPEAT) RADIOGRAFI PANORAMIK DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD PADANG PARIAMAN

Authors

  • Cicillia Artitin Radiology Study Program, Faculty of Vocational Studies, Baiturrahmah University, Padang, West Sumatra, Indonesia Author
  • Neli Putri Yanti Radiology Study Program, Faculty of Vocational Studies, Baiturrahmah University, Padang, West Sumatra, Indonesia Author
  • Sagita Yudha Radiology Study Program, Faculty of Vocational Studies, Baiturrahmah University, Padang, West Sumatra, Indonesia Author
  • Chairun Nisa Radiology Study Program, Faculty of Vocational Studies, Baiturrahmah University, Padang, West Sumatra, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62207/f4w7s907

Keywords:

Radiologi, Repeat Analisis, Dental Panoramik

Abstract

Instalasi radiologi merupakan salah satu komponen penting di rumah sakit yang berfungsi sebagai penunjang medis dalam menegakkan diagnosis melalui hasil radiografi yang berkualitas. Pemeriksaan panoramik gigi digunakan untuk menampilkan struktur rahang dan gigi secara menyeluruh tanpa adanya halangan anatomi, namun sering terjadi pengulangan foto yang dapat menurunkan efisiensi pelayanan dan meningkatkan dosis radiasi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pengulangan (repeat) radiografi panoramik, apakah masih dalam batas standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, serta untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya pengulangan tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dilakukan di Instalasi Radiologi RSUD Padang Pariaman selama bulan Juli–September 2025. Populasi penelitian adalah seluruh pasien pemeriksaan panoramik sebanyak 264 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap hasil radiograf yang diulang, kemudian dianalisis untuk menentukan frekuensi dan persentase pengulangan berdasarkan faktor penyebab terjadinya pengulangan repeat tersebut. Hasil penelitian menunjukan Persentase angka pengulangan penyinaran yang telah terjadi yaitu Faktor penyebab pengulangan radiografi paling besar yaitu faktor artefak sebesar 42%, faktor alat dan pergerakan pasien sebesar 14% dan untuk pemosisian pasien sebesar 28%. Bulan juli sampai september 2025 yaitu 2,65%, dan jumlah ini melebihi batas toleransi standar yang telah ditetapkan oleh kemenkes RI nomor 129/Menkes/SK/II/2008 batasan radiograf yang diterima idealnya angka pengulangan radiografi

Downloads

Published

2026-08-24

How to Cite

ANALISIS PENGULANGAN (REPEAT) RADIOGRAFI PANORAMIK DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD PADANG PARIAMAN. (2026). Medical Studies and Health Journal (SEHAT), 3(2). https://doi.org/10.62207/f4w7s907