Daya Hambat Ekstrak Daun Mangga Podang Urang (Mangifera indica L.) Kediri Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus

Authors

  • Sawitri Dwi Indah Pertami Faculty of Dental Medicine, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, East Java, Indonesia Author
  • Nikmatus Sa’adah Faculty of Dental Medicine, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, East Java, Indonesia Author
  • Ernita Sari Faculty of Dental Medicine, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, East Java, Indonesia Author
  • Putri Dwi Oktaviani Faculty of Dental Medicine, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, East Java, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62207/rs3cv268

Keywords:

Daun Mangga Podang Urang, Staphylococcus aureus, zona hambat minimum

Abstract

Permasalahan kesehatan gigi dan mulut pada tahun 2018 meningkat mencapai 57,6%, salah satunya abses. Bakteri penyebab abses adalah Staphylococcus aureus. Salah satu obat alternatif yang digunakan sebagai antibakteri adalah daun mangga podang urang. Daun mangga podang urang mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, fenol dan triterpenoid. Untuk mengetahui zona hambat minimum ekstrak daun mangga podang urang (Mangifera indica L.) Kediri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.Penelitian ini berjenis eksperimental laboratoris dengan rancangan post test only control group design. Penelitian menggunakan metode difusi cakram, jumlah sampel sebanyak 11 sampel, yaitu konsentrasi 0,195%, 0,39%, 0,781%, 1,56%, 3,125%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 100% dan kontrol negatif. Penelitian ini dilakukan 3 kali pengulangan. Hasil dilakukan untuk mengetahui zona hambat minimum yang terbentuk media Muller Hilton Agar menggunakan uji normalitas Shaphiro-Wilk. Selanjutnya diuji statstik non parametrik menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Tukey (HSD). Uji Shapiro-Wilk menunjukkan nilai p > 0,05 pada semua konsentrasi dan data berdistribusi normal, namun saat diuji homogenitas data tersebut tidak homogen sehingga dilanjutkan uji statistik non parametrik menggunakan uji Kruskal Wallis menunjukkan nilai P < 0,05. Ekstrak daun mangga podang urang (Mangifera indica L.) Kediri memiliki zona hambat minimum terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 6,25%.

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Daya Hambat Ekstrak Daun Mangga Podang Urang (Mangifera indica L.) Kediri Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus. (2024). Medical Studies and Health Journal (SEHAT), 1(2), 257-265. https://doi.org/10.62207/rs3cv268