DETERMINAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI KEUANGAN DAERAH KOTA/KABUPATEN PROVINSI JAWA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.62207/bgq1yv32Keywords:
Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan, Pendapatan Asli DaerahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan terhadap pendapatan asli daerah Jawa Barat yang terdaftar di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) periode 2019–2023 dengan menggunakan purposive sampling, sehingga terpilih sebanyak 26 kota/kabupaten Jawa Barat dengan jumlah sampel sebanyak 9 kota dan 17 kabupaten di Jawa Barat dengan data observasi sebanyak 130 data. Uji analisis yang digunakan yaitu uji analisis statistik deskriptif, pemilihan model regresi data panel, uji pemilihan model regresi data panel, analisis regresi data panel, dan uji hipotesis. EViews 13 digunakan sebagai alat untuk pengolahan statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pajak daerah berpengaruh negatif terhadap pendapatan asli daerah (PAD), retribusi daerah tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD), dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
References
Abdul, H. (2007). Pengelolaan keuangan daerah. Gramedia.
Afyah, J., & Masyitah, E. (2023). Pengaruh pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah Kabupaten Deli Serdang. Journal on Education, 6(1), 9680–9691.
Baltagi, B. H. (2005). Econometric analysis of panel data. John Wiley & Sons.
Baltagi, B. H. (2005). Econometric analysis of panel data (3rd ed.). John Wiley & Sons.
Baidhaki. (2011). Pengaruh pajak daerah terhadap PAD kabupaten/kota di Indonesia.
Bursa Efek Indonesia. (2024). Laporan keuangan emiten tahun 2023. https://www.idx.co.id
Chiriri, A., & Ghozali, I. (2007). Teori akuntansi. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Direktorat Jenderal Pajak. (2024). Panduan pajak daerah untuk pemerintah daerah. https://www.pajak.go.id/id
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. (2019). Portal data DJPK. https://djpk.kemenkeu.go.id/
Fadilah, R., & Yustika, A. E. (2017). Pengaruh pajak daerah, retribusi daerah, dan lain-lain PAD terhadap PAD di kabupaten/kota di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 15(2), 80–90.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Greene, W. H. (2012). Econometric analysis. Pearson Education.
Gujarati, D. N. (2012). Basic econometrics. McGraw-Hill.
Hakim, A. (2008). Akuntansi keuangan daerah. Salemba Empat.
Hakim, M. Z. (2015). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus terhadap belanja modal (Pemerintah Provinsi Banten periode 2011–2015). Jurnal Ekonomi.
Hakim, M. Z. (2025). Accounting research methods (Metode penelitian akuntansi). PT Baca Disini Media Internasional.
Halim, A. (2008). Akuntansi keuangan daerah. Salemba Empat.
Halim, A. (2014). Akuntansi sektor publik: Akuntansi keuangan daerah. Salemba Empat.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
Kireina, N. Y., & Octaviani, A. (2021). Analisis pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terhadap PAD Kabupaten Semarang 2016–2019. Aktual: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 19(1), 1–12.
Mardiasmo. (2002). Otonomi dan manajemen keuangan daerah. Andi.
Mardiasmo. (2016). Perpajakan. Andi.
Mahasarani, A. (2024). Kontribusi pajak dan retribusi daerah terhadap PAD: Studi empiris di Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Riset Keuangan Daerah, 10(1), 55–66.
Musgrave, R. A., & Musgrave, P. B. (1989). Public finance in theory and practice. McGraw-Hill.
Oates, W. E. (1972). Fiscal federalism. Harcourt Brace Jovanovich.
Oates, W. E. (1999). An essay on fiscal federalism. Journal of Economic Literature, 37(3), 1120–1149.
Prabowo, H. (2019). Pengaruh pajak daerah terhadap PAD: Pendekatan data panel pada kabupaten/kota di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Daerah, 8(1), 31–42.
Putra, I. G. A., & Utama, M. S. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan asli daerah di Bali. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 7(1), 110–120.
Ross, S. A. (1977). The determination of financial structure: The incentive-signalling approach. The Bell Journal of Economics, 8(1), 23–40.
Sari, D. A., & Gunawan, H. (2020). Pengaruh pajak daerah dan retribusi daerah terhadap PAD di Kabupaten Banyumas. Jurnal Akuntansi dan Pajak Daerah, 12(1), 45–58.
Sari, D. A., & Yustika, A. E. (2017). Pengaruh pajak daerah, retribusi daerah, dan lain-lain PAD terhadap PAD di kabupaten/kota di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 15(2), 80–90.
Siahaan, L. (2016). Perpajakan daerah. Rajawali Pers.
Spence, M. (1973). Job market signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355–374.
Sulistyowati, R. (2020). Pengaruh pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terhadap PAD dengan teori sinyal. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 5(2), 101–113.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Warsito. (2001). Manajemen keuangan daerah. Grasindo.
Wulandari, A. (2021). Analisis kontribusi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terhadap PAD di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Keuangan Daerah, 13(2), 101–110.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohamad Zulman Hakim, Dewi Rachmania, Fanny Berliana Hertanto, Ikka Juliyanti, Marlita Nurcahya Anggraeni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

















