SEJARAH PEMIKIRAN ISLAM: REALITAS EPISTEMOLOGI DALAM PERSPEKTIF MODERNITAS
DOI:
https://doi.org/10.62207/vfvd5t45Keywords:
Sejarah Pemikiran Islam; Epistemologi; ModernitasAbstract
Artikel ini mengkaji sejarah pemikiran Islam bukan sebagai catatan masa lalu yang statis, melainkan sebagai realitas epistemologi yang terus berdialektika dengan modernitas. Penelitian ini menganalisis bagaimana struktur pengetahuan Islam terbentuk, berkembang, dan berhadapan dengan nalar modern. Dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur 2024-2025, kajian ini menemukan bahwa: (1) sejarah pemikiran Islam memiliki struktur epistemologi yang hidup, dinamis dan bukan fosil sejarah yang statis; (2) perjumpaan dengan modernitas melahirkan krisis sekaligus rekonstruksi nalar bayani, irfani, dan burhani; (3) sejarah pemikiran Islam terus diproduksi sebagai medan teoretik global. Implikasinya, pemikiran Islam kontemporer harus diarahkan pada integrasi-interkoneksi untuk mencapai kedaulatan epistemik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muntaha Muntaha, Irnie Victorynie (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/?ref=chooser-v1












