STUDI EKSPERIMEN PENGARUH SUBSTITUSI ABU VULKANIK GUNUNG LEWOTOBI TERHADAP KARAKTERISTIK BETON NORMAL

Authors

  • Rizhard Anselmus Ndolu Universitas Nusa Cendana, NTT, Indonesia Author
  • Noni Banunaek Universitas Nusa Cendana, NTT, Indonesia Author
  • Frengky S. Banunek Universitas Nusa Cendana, NTT, Indonesia Author

Keywords:

Beton normal; abu vulkanik; kuat tekan; berat jenis; ketahanan gempa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan abu vulkanik Gunung Lewotobi sebagai bahan substitusi sebagian agregat halus terhadap kuat tekan, berat jenis, deformasi, dan indeks ketahanan gempa beton normal. Abu vulkanik yang kaya akan senyawa silika (SiO₂) dan alumina (Al₂O₃) memiliki potensi sebagai material pozzolan alami yang dapat meningkatkan sifat mekanik dan ketahanan dinamis beton. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan variasi substitusi abu vulkanik sebesar 0%, 10%, 15%, 20%, dan 25% dari berat total pasir. Pengujian meliputi kuat tekan beton, berat jenis, deformasi maksimum, serta perhitungan Indeks Ketahanan Gempa (IKG). Hasil analisis regresi kuadratik menunjukkan bahwa kadar abu vulkanik berpengaruh signifikan terhadap kuat tekan (R² = 0,575) dan berat jenis beton (R² = 0,543). Kuat tekan optimum diperoleh sebesar 23,231 MPa pada kadar abu vulkanik 8,36%, sedangkan berat jenis optimum sebesar 2250,432 kg/m³ pada kadar 11,889%, keduanya termasuk dalam kategori beton normal menurut SNI 03-2847-2002. Nilai deformasi minimum sebesar 1,80 mm dan Indeks Ketahanan Gempa tertinggi (IKG = 1,00) dicapai pada kadar abu vulkanik 10%. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan abu vulkanik Gunung Lewotobi sebesar ±10% menghasilkan beton yang lebih padat, kuat, dan tahan gempa, sekaligus menjadi solusi ramah lingkungan dalam pemanfaatan limbah vulkanik di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

STUDI EKSPERIMEN PENGARUH SUBSTITUSI ABU VULKANIK GUNUNG LEWOTOBI TERHADAP KARAKTERISTIK BETON NORMAL. (2025). Science and Applied Journal (SIAP), 2(1), 148-160. https://ppipbr.com/index.php/siap/article/view/836