TRADISI LARANGAN PERKAWINAN ANTARA KETURUNAN KROMAN DAN GUMENO KABUPATEN GRESIK  PERSPEKTIF TEORI KONSTRUKSI SOSIAL

Authors

  • Hikmiyyah Hikmiyyah Universitas Sunan Gresik, Jawa Timur, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62207/98qwax32

Keywords:

Perkawinan Kroman dan Gumeno, Konstruksi sosial, Sadd al-Zarî’ah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang larangan perkawinan antara keturunan Kroman dan Gumeno di Kabupaten Gresik, teori konstruksi sosial, serta pandangan Sadd al-Zarî’ah terhadap larangan perkawinan ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Larangan perkawinan antar keturunan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah masyarakat keturunan daerah Kroman dilarang untuk menikah dengan masyarakat keturunan daerah Gumeno. Menurut teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann, dialektika antara individu dan masyarakat terjadi melalui tiga proses, yaitu eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi. Larangan perkawinan ini telah melalui tiga proses ini sehingga menjadi aturan yang sangat dipegang teguh oleh masyarakat Kabupaten Gresik.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

TRADISI LARANGAN PERKAWINAN ANTARA KETURUNAN KROMAN DAN GUMENO KABUPATEN GRESIK  PERSPEKTIF TEORI KONSTRUKSI SOSIAL. (2025). Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM), 2(4), 488-496. https://doi.org/10.62207/98qwax32